Kamis, 17 Agustus 2017

Mengapa tulang ekor tidak hancur sampai hari kiamat ??

Hallo gimana kabarnya semua ? sehat selalu pastinya. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang tulang ekor ? Kenapa kok tulang ekor ? apa sebenernya keistimewaan dari tulang ekor dan tahukah kalian bagian apa dari tubuh kita yang tidak akan hancur pada saat hari kiamat atau hari dimana alam semesta beserta segala sesuatunya hancur lebur kelak ? Ya jawabannya adalah tulang ekor. 

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam haditsnya:

 حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ يَعْنِي الْحِزَامِيَّ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ” أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ ابْنِ آدَمَ يَأْكُلُهُ التُّرَابُ إِلَّا عَجْب َ الذَّنَبِ مِنْهُ خُلِقَ وَفِيهِ يُرَكَّبُ ” 

Artinya: Seluruh bagian tubuh anak Adam akan (hancur) dimakan tanah kecuali tulang ekor. Darinya tubuh diciptakan dan dengannya dirakit kembali. (HR Muslim)
Dari hadist tersebut sudah jelas dikatakan bahwa tulang ekor merupakan bagian tubuh yang tidak akan hancur hingga hari kiamat. Mengapa tulang ekor tidak akan hancur ? seperti yang sudah diriwayatkan dalam beberapa hadis yaitu dari Abu Huairah Nabi bersabda sesungguhnya bagian tubuh manusia akan rusak, kecuali “tulang sulbi”, dari tulang ini pertama kali manusia diciptakan, dan dari tulang ini manusia dibangunkan dari kematian di hari akhir” (HR. Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah)




















Selain dari sumber kitab suci, para ilmuwan di bidang sains pun telah melakukan eksperimen tentang tulang ekor atau tulang sulbi yaitu hasil penelitian Dr. Othman al Djilani , profesor bidang histology dan pathologi Sana’a University bersama Syaikh Abdul Majid menunjukan jika sel-sel jaringan tulang ekor tidak berubah meski dibakar dalam suhu tinggi. Penelitian ini dilakukan pada Pada Ramadhan 1423 H untuk mencari tahu kebenaran tentang sabda nabi.

Penelitian itu juga menjelaskan mengapa ketika dilakukan penggalian makam lama yang telah berusia berpuluh-puluh bahkan beratus tahun, ditemukan tulang ekor yang tidak hancur. Benar-benar sesuai dengan sabda Rasulullah.


Han Spemann, seorang ilmuwan Jerman berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam salah satu penelitiannya, ia menemukan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Dalam penelitian tersebut ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata dan mengimplantasikannya ke dalam embrio organizer.

Pada waktu sperma membuahi ovum (sel telur), pembentukan janin pun dimulai. Ketika ovum telah terbuahi menjadi zigot, ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak sehingga terbentuk lempengan embrio yang memiliki dua lapisan. Salah satu lapisan disebut Internal Hypoblast yang memiliki beberapa unsur dan jaringan. 

Han juga mencoba cara lain. Tulang ekor direbus dan kemudian dihancurkan dengan ditumbuk menjadi serpihan halus. Lalu ia mencoba mengimplantasikan pada janin hewan yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body. 

Yah begitulah uraian singkat mengenai tulang ekor, semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca sekalian dan menambah keimanan kita terhadap sang pencipta,Tuhan seru sekalian alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar